Sabtu, 10 Juni 2017
Bawa HP, tahanan dihajar sipir penjara sampai telinga hampir putus
Bola206-Dua petugas Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Ternate Maluku Utara di tetapkan sebagai dalam kasus penganiaayaan tahanan titipan pengadilan kedua tersangka yakin Aulia dan Rustam tidore.
Setelah penetapan tersangka selanjutnya di tahan di ruang tahanan Mapolda Maluku utara.Kata direkrim polda Maluku Utara Kombes Dian Harianto Seperti di lansir Antara Sabtu(10/6)
Bandar Sabung Ayam (LIVE)
kedua tersangka tersebut sbelum di tahan menjalani serangkaian pemeriksaan lebih dulu bahkan Aulia berusaha melawan polisi usai menjalani pemeriksaan.
Kejadian bermula saat Aulia dan Rustam Tidore digiring menunju sel tahanan saat mendekati pintu sel tiba tiba saja Aulia mengamuk Karena menolak di tahan namun di tetap di jebloskan ke dalam ruang tahanan..Agen bola terpercaya
Dian mengataakn,dari hasil pemeriksaaan terungkap para tersangka benar melakukan penganiaayan terhadap Akbar yang di tahan akibat kasus pengeroyokan Alasan penganiayan karena Albar membawa telepon genggam..
Peristiwa main hakin sendiri itu terjadi pada kamis (8/6) malam di mana saat itu Akbar di panggil karena tertangkap menggunakan HP selanjutnya di pukur hingga badanya memar dan bengkak.
Agen Sabung Ayam
Akbar terpaksa di larikan di RSUD Chasan Boesorie Ternate untuk mendapat penanganan medis karena teliga kirinya nyaris putus dan kepalanya membengkak.
Kedua tersangka di jerat pasal 170 junto pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara Akibat penganiayaan tersebut akbar kini masih menjalani perawatan d RSUD chasa boesorie.
kedua tersangka di laporkan Akbar ke sentra pelayanan Terpadu Kepolisian (SPKT) polda Maluku utara,Kamis (8/6) malam atas dugaan penganiayaan dengan laporan sendiri bernomor LP/22/VI/2017 tertanggal 8 juni 2017.
Akbar mengaku sebelum penganiayaan ia di masukan ke rungan karantina san sempat terjadi adu mulut dengan Aulia.Sabung Ayam Online
Namun tiba0tiba Rustam Tidore mendengar dan datang menghajarnya menggunakan tongkat,pelaku juga memukul korban menggunakan gembok ruang tahanan.
saya sempat di bawa mereka berobat Puskemas Namun saya minta divisum karena keluarga sudah melapor ke polisi tandas Akbar.Sabung Ayam
Sedangkan kepala Rutan kelas IIB Ternate Purniawal saat di konfilmasi membantah penyataan korban dan menyataakna kalau masalah tersebut bermula saat bersangkutan melakukan pelanggaran korban yang juga anggota polisi itu berkata kasar kepada petugas saat HP miliknya di sita.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar